Solusi DG GFM ESS Dukung Akses Listrik di Pulau-Pulau Terpencil Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

JAKARTA, Indonesia, 18 Maret 2026 /PRNewswire/ — IWIP Charity Foundation, bagian dari Yongqing Group milik Tsingshan Industrial Holdings, telah menyalurkan donasi berupa solusi GFM ESS berkapasitas 8 MWh di dua pulau terpencil di Indonesia untuk membangun sistem kelistrikan yang stabil dan andal.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT Dogo Teknologi Energi (DoGo) menyediakan solusi GFM ESS tersebut. Dengan teknologi unggulan dan pengalaman luas dalam sistem penyimpanan energi (ESS) grid-forming, DoGo menghadirkan solusi lengkap, termasuk sistem penyimpanan energi 8 MWh, sistem konversi daya (power conversion system/PCS), serta sistem komunikasi dan manajemen. DoGo juga menangani proses desain, simulasi jaringan, dan layanan konsultasi agar sistem tersebut membentuk jaringan listrik yang stabil secara mandiri, serta mengatasi tantangan operasional di wilayah kepulauan yang tidak terhubung dengan jaringan listrik utama (off-grid).

Donasi ini juga menjadi contoh positif. Pada Agustus 2025, pemerintah Indonesia menetapkan target ambisius untuk mempercepat transisi energi bersih nasional. Program ini mencakup pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 GW dan kapasitas penyimpanan baterai sebesar 320 GWh di 80.000 desa, serta PLTS terpusat guna mempercepat transformasi infrastruktur energi. Solusi penyimpanan energi yang terhubung dengan jaringan listrik menawarkan jalur pengembangan yang memadai dengan skala yang dapat diperluas untuk pulau terpencil, kawasan pertambangan, dan "pulau energi", sekaligus meningkatkan akses listrik secara keseluruhan dan memberikan solusi nyata untuk mendukung pencapaian target energi nasional yang baru.


IWIP Charity Foundation menyatakan, donasi ini merupakan langkah penting dalam tanggung jawab sosial perusahaan, serta komitmen terhadap keberlanjutan energi global. Dengan penerapan solusi GFM ESS di pulau terpencil, IWIP Charity Foundation ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui aksi nyata, menjembatani kesenjangan akses energi antarwilayah, serta memastikan lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari pengembangan energi bersih.

Berita Terkait

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia
Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan
Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”
Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah
Dialog Tiongkok-Meksiko Bahas Peran Transportasi Rel dalam Pembangunan Kota dan Kerja sama Kebudayaan yang Berkelanjutan
EACON Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Percepat Pertumbuhan Sektor Tambang Otonom di Pasar Global
Asana Partners dan Norges Bank Investment Management Memulai Kemitraan Strategis di Sektor Ritel Lingkungan
SAUDI PERKENALKAN “PACKAGE VISA”, INTEGRASIKAN PEMESANAN PERJALANAN DENGAN KEMUDAHAN PROSES PERMOHONAN VISA

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:21 WIB

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:21 WIB

Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:11 WIB

Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:13 WIB

Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:25 WIB

Dialog Tiongkok-Meksiko Bahas Peran Transportasi Rel dalam Pembangunan Kota dan Kerja sama Kebudayaan yang Berkelanjutan

Berita Terbaru